Demos

“Tell me and I forget, teach me and I may remember, involve me and I learn.”― Benjamin Franklin

Tutup Buku

DIAGRAM ALUR

A. Langkah-Langkah Tutup Buku:
1) Lakukan Posting
Untuk melihat lebih detail mengenai posting silahkan buka Manual Posting.

2) Cek Report Saldo Stock Nilai (Average)
Buka Modul Inventory -> Report Inventory -> Saldo Stock Nilai (Average).
a. Saldo Awal dan Saldo Akhir
Saldo Awal :
Nilai Saldo Awal harus sama dengan nilai Saldo Awal Akun Persediaan di Neraca Percobaan.
Buka GL -> Report GL -> Neraca Percobaan.
Saldo Akhir :
Nilai Saldo Akhir harus sama dengan nilai Saldo Akhir Akun Persediaan di Neraca Persediaan.
Buka GL -> Report GL -> Neraca Percobaan.
b. Pembelian
Nilai Pembelian harus sama dengan nilai DPP List Buku Pembelian.
Buka Modul Pembelian -> Report Pembelian ->List Buku Pembelian.
c. Retur Pembelian
Nilai Retur Pembelian harus sama dengan nilai DPP List Buku Retur Pembelian.
Buka Modul Pembelian -> Report Pembelian -> List Buku Retur Pembelian.
d. Transfer Barang Masuk dan Transfer Barang Keluar
Transfer Barang Masuk :
Nilai Transfer Barang Masuk harus sama dengan Nilai List Transfer Barang.
Buka Modul Inventory -> Report Inventory -> List Transfer Barang.
Transfer Barang Keluar :
Nilai Transfer Barang Keluar harus sama dengan Nilai List Transfer Barang.
Buka Modul Inventory -> Report Inventory -> List Transfer Barang.
e. Penjualan dan Retur Penjualan
Nilai Penjualan dikurangi Retur harus sama dengan Nilai Akun HPP di Laporan R/L.
Buka GL -> Report GL -> R/L.

3) Cek Report GL
a. Neraca Percobaan
Baik Saldo Awal maupun Mutasi nilai Debet dan Kredit harus seimbang. Jika Saldo Awal masih belum balance maka harus dibenahi terlebih dahulu agar Saldo Akhir bisa seimbang. Namun jika Saldo Awal sudah seimbang namun Mutasi tidak seimbang maka lakukan pengecekkan.
b. Neraca
Nilai Aktiva harus sama dengan Nilai passiva, jika belum balance cek Laporan R/L.


B. Penjelasan
B.1 Cek Report Saldo Stock Nilai (Average)

Setelah semua posting dilakukan, langkah selanjutnya adalah melakukan pengecekkan terhadap nilai-nilai yang ada di Report Saldo Stock Nilai (Average) dan membandingkannya dengan nilai-nilai akun di Laporan Keuangan.
Cara membukan report :
1) Buka Modul Inventory -> Report Inventory, lihat gambar dibawah ini.

 

2) Maka muncul jendela Report Inventory, pilih Saldo Stock Nilai (Average).

3) Tampil jendela Saldo Stock Nilai Average, pilih periode yang akan ditutup buku kemudian klik Open.

a. Saldo Awal dan Saldo Akhir
Saldo Awal dan Saldo Akhir yang ada di Report Saldo Stock Nilai (Average) ini harus sama dengan nilai Saldo Awal dan Saldo Akhir yang ada di Neraca Percobaan. Jika terdapat selisih maka harus dikoreksi terlebih dahulu.

Gb. Report Saldo Stock Nilai Average

 


Gb. Neraca Percobaan

b. Pembelian
Nilai Pembelian yang ada di Report Saldo Stock Nilai (Average) harus sama dengan nilai DPP Pembelian di List Buku Pembelian. Jika terdapat selisih harus dikoreksi terlebih dahulu.

Gb.  Report Saldo Stock Nilai Average

 

Gb. List Buku Pembelian

 

 

c. Retur Pembelian
Nilai Retur Pembelian yang ada di Report Saldo Stock Nilai (Average) harus sama dengan nilai DPP Retur Pembelian yang ada di List Buku Retur Pembelian. Jika terdapatt selisih maka harus dilakukan koreksi terlebih dahulu.

Gb. Saldo Stock Nilai (Average)

 

Gb. Buku Retur Pembelian

 

d. Transfer Barang-Masuk dan Transfer Barang-Keluar
Transfer Barang-Masuk dan Transfer Barang-Keluar jumlahnya haruslah sama, nilai ini muncul berdasarkan transaksi Transfer Barang dimana barang yang dikeluarkan jumlah nominalnya harus sama dengan barang yang dimasukkan. Nilai Transfer Barang di Report Saldo Stock Nilai (Average) harus sama dengan nilai Transfer Barang di List Transfer Barang. Jika terdapat selisih maka harus dilakukan koreksi terlebih dahulu.

Gb. Report Saldo Stock Nilai (Average)

 


Gb. List Transfer Barang

e. Penjualan dan Retur Penjualan
Nilai Penjualan dikurangi dengan Retur Penjualan di Report Saldo Stock Nilai (Average) nilainya harus sama dengan nilai Akun HPP di Laporan R/L. Jika terdapat selisih maka lakukan koeksi terlebih dahulu.

Gb. Saldo Stock Nilai (Average)

 

Gb. Laporan R/L

 

B.2 Cek Report GL
a. Neraca Percobaan

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai data di neraca saldo, sebagai berikut :
1) Neraca Percobaan untuk kolom Saldo Awal, Mutasi dan Saldo Akhir baik Debet/Kredit harus balance.

2) Jika kolom Debet/Kredit Saldo Awal tidak balance, secara otomatis jumlah Debet/Kredit untuk kolom Mutasi dan Saldo Akhir juga tidak akan balance sehingga harus dibenahi dahulu kolom Saldo Awalnya. Namun jika jumlah Debet/Kredit pada kolom Mutasi tidak balance padahal dikolom Saldo awal sudah balance harus cek Akun satu per satu.

- Akun Saldo Kas/Bank
Saldo Akun Kas/Bank yang ada di program harus sama dengan Saldo Kas/Bank secara fisik, jika terdapat selisih antara saldo di sistem dengan saldo fisik maka harus cek tiap transaksi baik Kas/Bank Masuk maupun Keluar dan transaksi yang berkaitan dengan Akun Kas/Bank.

- Akun Piutang
Saldo Akun Piutang Dagang dalam sistem harus sama dengan Saldo Faktur yang belum dilunasi. Jika terdapat selisih maka harus dilakukan pengecekkan.

- Akun Giro
Saldo Akhir Akun Giro harus sama dengan jumlah Giro yang ada, jika terdapat selisih lakukan pengecekkan data giro.

- Akun Persediaan Barang Dagangan
Saldo Akhir Akun Persediaan Barang Dagangan harus sama dengan Saldo Persediaan Barang secara fisik.

- Akun Penyusutan
Nilai Akumulasi Penyusutan yang ada di Neraca Percobaan harus sama dengan nilai penyusutan di Report.

- Akun Hutang Dagang
Nilai Akun Hutang Dagang harus sama dengan saldo Pembelian yang belum dilakukan pembayaran.

- Akun HPP
Nilai Akun HPP ini  harus sama dengan nilai Penjualan – Retur Penjualan di Report Saldo Stock Nilai (Average).

- Akun Sementara
Nilai Saldo Akhir Akun Sementara harus kosong, jika masih terdapat nilai lakukan pengecekkan.

 

b. Neraca
Salah satu syarat dilakukannya tutup buku adalah Neraca harus seimbang, artinya antara aktiva dan passiva jumlahnya harus sama. Apabila terdapat selisih, maka lakukan pengecekkan terhadap akun-akun yang terkait dengan Neraca. Apabila akun-akun tersebut nilainya sudah benar namun Neraca masih belum balance, bandingkan dengan Laporan R/L karena hasil rugi atau laba periode berjalan di Laporan R/L akan masuk masuk ke Neraca. Apabila masalahnya adalah nilai rugi atau laba, maka harus cek terlebih dahulu data Laporan R/L
Laporan R/L

Hasil dari R/L tersebut kemudian dipindahkan ke Neraca, sehingga jika Neraca tidak balance padahal akun-akun terkait sudah di cek dan benar coba cek Laporan R/L.

 


Hubungi Marketing

Untuk mengetahui informasi selengkapnya mengenai produk atau request Live Demo/Presentasi, hubungi marketing kami.

Hubungi Marketing